<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4402">
<titleInfo>
<title>EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH RAMBUTAN (NAPHELIUM LAPPACEUM L) TERHADAP KEMATIAN JENTIK NYAMUK ANOPHELES SP. (SKR-S2024)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mayawi Dukalang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">GORONTALO</placeTerm></place>
<publisher>Poltekkes Kemenkes Gorontalo</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 48 halaman + 8 gambar + 8 tabel + 10 lampira</extent>
</physicalDescription>
<note>Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium, yang menyebar ke manusia melalui
gigitan nyamuk Anopheles yang sudah terinfeksi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan
Kota Gorontalo pada tahun 2021 ditemukan 4 orang suspek malaria yang terdapat
pada wilayah kerja Puskesmas Dungingi, pada tahun 2022 ditemukan 40 kasus
suspek malaria yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Kota Timur dan di wilayah
kerja Puskesmas Kota Tengah sebanyak 25 kasus. Sedangkan kasus positif malaria
sebanyak 3 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit
buah rambutan terhadap kematian jentik nyamuk Anopheles Sp. Metode penelitian

ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan Quasi Eksperiment, dengan desain One-
group pre-posttest design, yang mana satu kelompok sampel sebagai kontrol negatif

dan kelompok lain sebagai bahan eksperimen yang diberi perlakuan ekstra kulit buah
rambutan dengan dosis LD50. Populasi yaitu jentik nyamuk Anopheles sp. yang
dikembangbiakan. Sampel adalah sebagian dari populasi dengan jumlah 240 jentik.
Hasil penelitian kematian jentik nyamuk Anopheles Sp. menggunakan konsentrasi
10% ekstrak kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum L.) telah mencapai waktu
kematian (LD50) dengan mortalitas kematian lebih dari 50% pada waktu 30 menit.
Sedangkan untuk konsentrasi 20% ekstrak kulit buah rambutan (Nephelium
lappaceum L.) telah mencapai waktu kematian (LD50) dengan mortalitas kematian
lebih dari 50% pada waktu 15 menit. Hasil analisis menggunakan uji mann-whitney
didapatkan nilai &#60; 0,05 (0,00) dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan antara perlakuan ekstrak kulit buah rambutan dengan efektivitas ekstrak
terbaik berada pada perlakuan dengan kosentrasi 20%.</note>
<subject authority=""><topic>Efektifitas, Ektrak Kulit Buah Rambutan, Anopheles</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN POLTEKKES KEMENKES GORONTALO POLTEKKES KEMENKES GORONTALO</physicalLocation>
<shelfLocator>SKR-S2041 DUK e</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">43-SKR2024-S18</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (STR SANITASI LINGKUNGAN)</sublocation>
<shelfLocator>SKR-S2024 MAY e</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4500" url="https://drive.google.com/file/d/1hSPYkAOsT95tgwE0fw_crWXvE3Lio53D/view" path="/https://drive.google.com/file/d/1hSPYkAOsT95tgwE0fw_crWXvE3Lio53D/view" mimetype="text/uri-list">EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH RAMBUTAN (NAPHELIUM LAPPACEUM L) TERHADAP KEMATIAN JENTIK NYAMUK ANOPHELES SP. (SKR-S2024)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>4402</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 13:57:29</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-10 09:54:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>