Detail Cantuman Kembali
UJI PERBANDINGAN EKSTRAK BAWANG PUTIH, BIJI KETUMBAR DAN CAMPURAN (BAWANG PUTIH DAN BIJI KETUMBAR) SEBAGAI LARVASIDA NYAMUK ANOPHELES (SKR-S2024)
Malaria sebagai salah satu bentuk masalah kesehatan bersumber dari vektor dengan
tingkat mortalitas tinggi terutama pada kelompok risiko tinggi seperti ibu hamil,
bayi, dan balita. Nyamulk Anophelels adalah nyamulk yang melnyelbabkan pelnyakit
malaria pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak
bawang putih dan biji ketumbar sebagai larvasida nyamuk Anopheles beserta
menguji kombinasi ekstrak bawang putih dan biji ketumbar sebagai larvasida
nyamuk Anopheles dengan konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5%. Metode penelitian ini
merupakan penelitian yang dirancang secara Quasi Eksperimental. Variabel
penelitian yaitu ekstrak bawang putih, biji ketumbar dan campuran dengan masing-
masing konsentrasi sama yaitu 2,5%, 5%, dan 7,5%. Eksperimen ini menggunakan
kontrol positif dan negatif dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali yang diamati
selama 12 jam. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 550 larva nyamuk
Anopheles yang berisi 10 larva pada setiap konsentrasi, data dianalisis
menggunakan Uji Kriskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak bawang
putih efektif pada pengamatan 1 jam dengan p-value 0,018 (
Apriyani Mustafa - Personal Name
SKR-S2029 MUS u
NONE
Text
Indonesia
Poltekkes Kemenkes Gorontalo
2024
GORONTALO
Pembimbing 1 : Bun Yamin M. Badjuka, S.Pd, M.Kes ; Pembimbing 2 : Faisal, S.KM, M.Kes. (Epid)
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Apriyani Mustafa. (2024).UJI PERBANDINGAN EKSTRAK BAWANG PUTIH, BIJI KETUMBAR DAN CAMPURAN (BAWANG PUTIH DAN BIJI KETUMBAR) SEBAGAI LARVASIDA NYAMUK ANOPHELES (SKR-S2024).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






