Detail Cantuman Kembali
PENERAPAN PEMBERIAN JUS JERUK DAN MADU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN REMAJA PUTRI ANEMIA KELAS 10 DI SMAN 1 PAGUYAMAN (KTI-P2024)
Latar Belakang Masalah: Anemia atau kurang darah adalah kondisi ketika tubuh
kekurangan sel darah merah, Sel darah merah berfungsi membawa oksigen untuk
mencukupi kebutuhan jaringan tubuh. Berdasarkan data dinas Kesehatan Provinsi
Gorontalo (2023) kabupaten Boalemo menderita anemia pada remaja dengan
jumlah 451. Salah satu solusi untuk mengatasi anemia pada remaja dengan cara
Non Farmakologi dengan inovasi jus jeruk madu Tujuan: untuk mengetahui
pemberian jus jeruk dan madu dapat meningkatan kadar haemoglobin remaja putri
anemia kelas 10 di SMAN 1 Paguyaman. Metode: studi kasus dilakukan dengan
menggambarkan bagaimana Penerapan Jus jeruk dan Madu terhadap peningkatan
kadar haemoglobin. Studi kasus ini melibatkan 3 subjek yang mengalami
penurunan kadar Hb < 11g/dL. Diberikan penerapan selama 7 hari untuk melihat
peningkatan kadar hb menggunakan lembar observasi. Hasil: Setelah Penerapan
Jus Jeruk dan madu selama 7 hari terjadi peningkatan kadar haemoglobin ketiga
subjek dengan peningkatan kadar haemoglobin lebih dari 1,6 g/dL. Kesimpulan:
Jus Jeruk dan Madu merupakan salah satu terapi nonfarmakologis, berdasarkan
hasil studi kasus dapat disimpulkan penerapan Jus Jeruk dan Madu dapat
meningkatkan kadar Haemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia.
Hairun Nisa Hasan
Hairun Nisa Hasan - Personal Name
KTI-P2024/HAS/p
NONE
Text
Indonesia
Poltekkes Kemenkes Gorontalo
2024
GORONTALO
Pembimbing Utama Mira Astri Koniyo, S.Kp, M.Kes ; Pembimbing Pendamping Kartin L Buheli, S.Kep. M.Kes
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Hairun Nisa Hasan. (2024).PENERAPAN PEMBERIAN JUS JERUK DAN MADU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN REMAJA PUTRI ANEMIA KELAS 10 DI SMAN 1 PAGUYAMAN (KTI-P2024).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






