Detail Cantuman Kembali
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KELOR DAN TEPUNG IKAN TUNA TERHADAP DAYA TERIMA DAN NILAI GIZI KERUPUK SEBAGAI PENCEGAHAN BALITA STUNTING (SKR-G2024)
Latar Belakang : Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia
adalah stunting (pendek), Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan zat gizi pada balita
maka di perlukan upaya dengan cara memberikan makanan tambahan berupa jajanan/snack
sehat yang memiliki zat gizi yang seimbang sehingga dapat membantu untuk memenuhi
kebutuhan zat gizi balita.
Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh penambahan tepung kelor dan tepung ikan tuna
terhadap daya terima dan nilai gizi kerupuk
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode experiment dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali pengulangan sehingga diperoleh 16
perlakuan.
Hasil Penelitian : Berdasarkan tingkat kesukaan rasa didapatkan skor 3,49, tingkat kesukaan
aroma 3,32, tingkat kesukaan warna 3,16, tingkat kesukaan tekstur 3,05. Dan hasil analisis
nilai gizi pada perlakuan yang paling banyak disukai terdapat pada perlakuan P2 dengan
kadar air 3.89%, kadar abu 1.923%, kadar protein 13.639%, kadar lemak 15.750%, kadar
karbohidrat 64.80%. Uji proksimat ini dilakukan di laboratorium Kimia Universitas
Tadulako.
Kesimpulan : Adanya pengaruh kerupuk dengan penambahan tepung kelor dan ikan tuna
terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur.
Siti Rahmayani Kembe
Siti Rahmayani Kembe - Personal Name
SKR-G2024/KEM/p
NONE
Text
Indonesia
Poltekkes Kemenkes Gorontalo
2024
GORONTALO
Pembimbing Utama Anna Y. Pomalingo, S.Gz.M.Kes ; Pembimbing Pendamping Novian Swasono Hadi SST.MPH
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Siti Rahmayani Kembe. (2024).PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KELOR DAN TEPUNG IKAN TUNA TERHADAP DAYA TERIMA DAN NILAI GIZI KERUPUK SEBAGAI PENCEGAHAN BALITA STUNTING (SKR-G2024).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






