<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3954">
<titleInfo>
<title>Hubungan Pola Asuh Orang tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo (SKR-G2024)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ainun Octaviani Aboka - 751331120001</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 48 halaman + lampiran</extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang sangat
berkaitan erat dengan kejadian stunting pada balita yang berumur dibawah lima
tahun karena pola asuh orang tua dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan pada balita. Peran orang tua dalam pencegahan stunting sangat
dibutuhkan untuk mengurangi angka kejadian stunting. Stunting adalah kondisi
gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga
menyebabkan tinggi badan balita tidak sesuai degan usianya. Kejadian stunting
masih menjadi salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini.
Tujuan Penelitan: Untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan
kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Pilolodaa Kecamatan
Kota Barat.
Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dan menggunakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional
yaitu melihat hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita di
wialayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat dengan jumlah
populasi 835 dan sampel 89 balita.
Hasil penelitian: Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih banyak
orang tua balita yang menggunakan pola asuh permisif dengan stunting sebanyak
39 orang (86,7%) dan adanya hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian
stunting dengan nilai p = 0.000.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian
stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat
Kota Gorontalo.</note>
<subject authority=""><topic>Pola Asuh</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Balita dan Stunting</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Orang Tua</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN POLTEKKES KEMENKES GORONTALO POLTEKKES KEMENKES GORONTALO</physicalLocation>
<shelfLocator>SKR-G2024/ABO/H</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4069" url="https://drive.google.com/file/d/1gOHwaBtU3DfPEm7qSOrGBg2M_wFP_-Nm/view" path="/https://drive.google.com/file/d/1gOHwaBtU3DfPEm7qSOrGBg2M_wFP_-Nm/view" mimetype="text/uri-list">Hubungan Pola Asuh Orang tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo (SKR-G2024)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>3954</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 08:29:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 08:29:59</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>