<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3881">
<titleInfo>
<title>Uji Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Daun Pandan (Pandanus amaryllifolious) pada Hewan Uji Mencit Jantan (Mus Musculus) yang Diinduksi Aloksan secara In Vivo (KTI-F2023)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Fikran Rahim - 754840120019</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 35 Halaman + 7 Tabel + 3 Gambar + 15 Lampir</extent>
</physicalDescription>
<note>Diabetes merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan
kadar glukosa dalam darah. Berdasarkan penelitian sebelumnya tanaman daun
pandan (Pandanus amaryllifolius) memiliki kandungan senyawa metabolit
sekunder yaitu flavonoid yang berpotensi sebagai antihiperglikemik.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas antihiperglikemik dari ekstrak
etanol daun pandan (Pandanus amaryllifolius) yang diujikan pada hewan uji mencit
jantan (Mus musculus).
Metode penelitian merupakan metode quasi eksperimental laboratorium dengan
melihat aktivitas antihiperglikemik ekstrak etanol daun pandan selama 9 hari
pengamatan menggunakan hewan uji mencit jantan yang diinduksi aloksan secara
in vivo. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS metode uji One Way
Anova.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan kadar glukosa darah
pada hewan uji mencit jantan (Mus musculus) yang telah diinduksi aloksan dan
diberi ekstrak dengan variasi konsentrasi F1 16.8 mg, F2 24.8 mg, F3 32.8 mg dan
kontrol positif (glibenclamide). Rata-rata persentase penurunan setelah pemberian

variasi konsentrasi ekstrak F1, F2, F3 dan K+ (kontrol positif) secara berturut-
turut adalah 45.6%, 36%, 58.33% dan 7.14%. Hasil pengujian dengan

menggunakan metode One Way Annova diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan antar tiap perlakuan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa persentase penurunan
kadar glukosa darah tertinggi ditunjukkan oleh F3 (58.33%). Hasil uji signifikansi
dengan metode uji Post Hoc LSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
signifikan pada F3 terhadap K+ (kontrol positif) ditandai dengan nilai signifikan
0.044 &#60; 0.05.</note>
<subject authority=""><topic>Antihiperglikemik, Ekstrak Etanol, Daun Pandan, Me</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN POLTEKKES KEMENKES GORONTALO POLTEKKES KEMENKES GORONTALO</physicalLocation>
<shelfLocator>KTI-F2023/RAH/u</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">89-KTI2023-F33</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (DIII FARMASI)</sublocation>
<shelfLocator>KTI-F2023 RAH u</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3995" url="https://drive.google.com/file/d/1WWQNYx6vWABcIwxS6Xme0ssmt4LQJsc6/view" path="/https://drive.google.com/file/d/1WWQNYx6vWABcIwxS6Xme0ssmt4LQJsc6/view" mimetype="text/uri-list">Uji Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Daun Pandan (Pandanus amaryllifolious) pada Hewan Uji Mencit Jantan (Mus Musculus) yang Diinduksi Aloksan secara In Vivo (KTI-F2023)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>3881</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-23 07:02:29</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-23 07:05:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>