<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3789">
<titleInfo>
<title>Gambaran Karakteristik dan Kebiasaan Makan Pasien Gout Arthritis di Puskesmas Hulonthalangi (LTA-G2023)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Indasari Ramadhani - 751341120015</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 37 halaman + 10 lampiran + 7 tabel</extent>
</physicalDescription>
<note>Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2021
menunjukkan bahwa prevalensi penyakit sendi di Indonesia sebesar 11,9%. dan
prevalensi di Provinsi Gorontalo sebesar 10,4%. Secara garis besar bahwa purin
terdapat dari makanan, dengan pola makan yang mengandung purin secara
berlebihan adalah faktor yang menyebabkan masyarakat akan mengalami
goutarthritis atau asam urat. Hal ini masih kurang disadari masyarakat tentang
konsumsi purin yang berlebih dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah
dengan kurang memperhatikan pola makan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan
kebiasaan makan pasien gout arthritis di Puskesmas Hulonthalangi. Metode
penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif dengan sampel sebanyak 11
orang penderita penyakit gout arthritis di puskesmas Hulonthalangi.
Hasil penelitian menunujukkan kararkteristik pasien gout arthritis yaitu
pasien mayoritas berusia &#60; 60 Tahun sebanyak 6 responden (54.5%) dan sebagian
besar pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 8 responden (72.7%).
Sedangkan untuk kebiasaan makan pasien gout arthritis yang selalu
mengkonsumsi jenis makanan yang memiliki sumber purin sedang seperti tahu
sebanyak 9 pasien (81,8%) disusul dengan tempe sebanyak 8 pasien (72,7%).
Kesimpulan penelitian ini bahwa dari 11 responden yang di wawancara
diperoleh jenis kelamin sebagian besar berjenis kelamin perempuan berjumlah 8
orang (72,7%), umur sebagian besar berusia &#60; 60 tahun berjumlah 6 orang
(54,5%) dan sebagian besar responden termasuk dalam kategori selalu
mengkonsumsi jenis purin sedang yaitu seperti : tahu, tempe, kangkung,
gorengan, minyak kelapa dan yang termasuk kategori jarang dikonsumsi yaitu
seperti : tongkol, ayam, bayam dan santan.</note>
<subject authority=""><topic>Gout Arthritis</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kebiasaan makan</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN POLTEKKES KEMENKES GORONTALO POLTEKKES KEMENKES GORONTALO</physicalLocation>
<shelfLocator>LTA-G2023/RAM/g</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">511-LTA2023-G25</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (DIII GIZI)</sublocation>
<shelfLocator>LTA-G2023 RAM g</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3897" url="https://drive.google.com/file/d/1HOo3TnrN_q14s4VLr_8sPFqUqDELedRG/view" path="/https://drive.google.com/file/d/1HOo3TnrN_q14s4VLr_8sPFqUqDELedRG/view" mimetype="text/uri-list">Gambaran Karakteristik dan Kebiasaan Makan Pasien Gout Arthritis di Puskesmas Hulonthalangi (LTA-G2023)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>3789</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-18 20:48:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-18 20:48:50</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>