Detail Cantuman Kembali
Hubungan Frekuensi Menyusui Dengan Involusi Uterus Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi Kota Gorontalo Tahun 2020 (SKR-B2020)
xii + 48 halaman + 9 tabel + 1 gambar + 10 lampiran
Daftar Pustaka 20 buah (2014-2019)
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo tahun 2018, jumlah
kematian ibu mencapai 29 jiwa, yang disebabkan oleh perdarahan, hipertensi
dalam kehamilan, dan lain-lain. Di Kota Gorontalo ada 5 jiwa, Kabupaten
Gorontalo 7 jiwa, Kabupaten Boalemo 6 jiwa, Kabupaten Pohuwato 5 jiwa,
Kabupaten Bonebolango 3 jiwa dan Kabupaten Gorontalo Utara 3 jiwa.
Berdasarkan data dari dinas kesehatan Kota Gorontalo selama 2018 telah
terjadi 5 kasus kematian ibu, diantaranya 2 kasus kematian ibu disebabkan karena
perdarahan yang terjadi di puskesmas Dungingi dan untuk cakupan kunjungan
nifas di puskesmas Dungingi sebanyak 569 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan frekuensi menyusui dengan involusi uterus pada ibu nifas
di wilayah kerja Puskesmas Dungingi Kota Gorontalo tahun 2020.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik
dengan pendekatan atau desain penelitian Cross Sectional. Sampel dalam
penelitian ini berjumlah 20 ibu nifas 3 hari di wilayah kerja Puskesmas Dungingi.
Variabel independen; frekuensi menyusui dan variabel dependen; involusi uterus.
Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Fisher Exact diperoleh nilai sig
0,005
Astin Hursan 751530116054 - Personal Name
SKR-B2020/HUR/h
SKR-B2020
Text
Indonesia
2020
GORONTALO
Pembimbing 1 : Sri Sujawaty, S.ST, M.Keb
Pembimbing 2 : Rabia Zakaria, SKM, ST.Keb, M.Kes
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Astin Hursan 751530116054. (2020).Hubungan Frekuensi Menyusui Dengan Involusi Uterus Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi Kota Gorontalo Tahun 2020 (SKR-B2020).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






