Endah Yulianingsih; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA GORONTALO (15-PD2019-B6)


Angka kematian Balita (AKABA) merupakan jumlah anak yang meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun yang dinyatakan sebagai angka per 1000 kelahiran hidup. Di Indonesia AKABA masih cukup tinggi, yakni 40 per 1000 kelahiran hidup
(40/1000). Balita merupakan kelompok yang rentan. Berdasarkan hasil survei riset kesehatan dasar, sekitar 36% dari kematian balita di Indonesia disebabkan oleh masalah bayi baru lahir (neonatal) diantaranya asfiksia, Berat Badan Lahir Rendah, kelahiran prematur, infeksi bayi baru lahir, diikuti oleh diare 17,2%, pneumonia 13,2%. Pada bayi baru lahir (0-28 hari), 78,5 % kematian terjadi pada minggu pertama kehidupan. Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) merupakan pendekatan pelayanan kesehatan balita terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap perawatan esensial bayi muda dan tatalaksana balita sakit di tingkat masyarakat, fokus pada preventif, promotif dan deteksi dini penyakit. anak mempunyai hak untuk hidup, tumbuh & berkembang serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan & diskriminasi (Kementerian Kesehatan :2014). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan implementasi MTBS di wilayah puskesmas Kota Gorontalo tahun 2017. Jenis
penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petugas pemegang program manajemen terpadu balita sakit (MTBS) di Puskesmas Wilayah Kota Gorontalo. Teknik pengambilan sampel secara total sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Data primer diperoleh dari hasil observasi,. Data sekunder diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Gorontalo,Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor- faktor yang mempengaruhi implementasi MTBS di Puskesmas Wilayah Kota Gorontalo terdiri dari faktor pengetahuan (p= 0,037), sikap (p=0,001), pelatihan (p=0,021), ketersediaan peralatan (p=0,011), rapat koordinasi (p=0,001), pencatatan dan pelaporan (p=0,000), pelaksanaan supervise (p=0,003), dan pelaksanaan evaluasi (p=0,000).Saran untuk pelaksana program MTBS untuk lebih meningkatkan pelayanan pada balita sakit
melalui program MTBS, menyediakan sarana dan prasana yang mendukung terlaksananya program MTBS dan perlu update pelatihan untuk penyegaran kembali bagi pelaksana program.

Endah Yulianingsih - Personal Name
Hasnawaty S Porouw - Personal Name
Volume 16 Nomor 2
610.5/EDH/f
610.5/EDH/f
Text
Indonesia
Health and Sport
2018
GORONTALO
ISSN 2086-9983
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Endah Yulianingsih. (2018).FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA GORONTALO (15-PD2019-B6).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd