Institut Pertanian; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

JURNAL TERAKREDITASI : Jurnal Gizi Dan Pangan Institut Pertanian Bogor (Vol.12 No.3 Tahun 2017


DAFTAR PUSTAKA Anderman EM, Lane DR, Zimmerman R, Cupp PK, Phebus V. 2009. Comparing the effi- cacy of permanent classroom teachers to temporary health educators for pregnancy and HIV prevention instruction. Health Promot Pract 10(4):597-605. Budiarni W, Subagio HW. 2012. Hubungan pengetahuan, sikap, dan motivasi dengan kepatuhan konsumsi tablet besi folat pada ibu hamil. Journal of Nutrition College 1(1):99-106. Casey GJ, Jolley D, Phuc TQ, Tinh TT, Tho DH, Monstresor A, Biggs BA. 2010. Long-term weekly iron-folic acid and de-worming is associated with stabilized haemoglobin and increasing iron stores in non-pregnant women in Vietnam. PLoS ONE5(12): e15691.https://doi.org/10.1371/journl. pone.0015691. Chakma T, Roo PV, Meshram PK. 2012. Factor J. Gizi Pangan, Volume 12, Nomor 3, November 2017 Nuradhiani dkk.
associated with high compliance/feasibi- lity during iron and folic acid supplemen- tatiom in a tribal area of Madhya Pradesh, India. Public Health Nutr 16(2):377-380. [Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik In- donesia. 2006. Riset Kesehatan Dasar. Ja- karta: Badan Penelitian dan Pengembang- an Kesehatan Kementerian Kesehatan. Dhikale PT, Suguna E, Thamizharasi A, Dongre AR. 2015. Evaluation of weekly iron and folic acid supplementation program for adolescents in rural Podicherry, India. Int J Med Sci Public Health 4(10):1360-1365. Dugdale M. 2001. Anemia. Obstet Gynecol Clin North Am 28(2):363-381. Green LW, Kreuter MW. 2005. Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). Boston: McGraw-Hill. [Kemenkes RI] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengemban- gan Kesehatan Kementerian Kesehatan. [Kemenkes RI] Kementerian Kesehatan Repub- lik Indonesia. 2015. Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2015. Jakarta: Ditjen Bina Gizi dan KIA, Kementerian Kesehatan. Lestari P, Widardo, Mulyani S. 2015. Pengeta- huan berhubungan dengan konsumsi tab- let Fe saat menstruasi pada remaja putri di SMAN 2 Banguntapan Bantul. JNKI 3(3):145-149. Listiana A. 2016. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia gizi besi pada remaja putri di SMKN 1 Ter- banggi Besar Lampung Tengah. J Kesehat- an 8(3):455-469. Maryani, G Alit IM, Helmyati S. 2006. Sistem distribusi dan cakupan suplementasi tablet besi ibu hamil pasca bencana tsunami 2004 di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Nang- groe Aceh Darussalam. JGKI 3(1):66-73. Rahmawati F, Subagio HW. 2012. Kepatuhan konsumsi tablet besi folat pada ibu hamil dan faktor yang memengaruhi. Journal of Nutrition College 1(1):55-62. Rai SS, Ratanasari TR, Thapa P, Koju R, Ratana- siri A, Arkaravichien T, Arkaravichien W. 2014. Effect of knowledge and perception on adherence to iron and folate supplemen- tation during pregnancy in Kathmandu, Nepal. J Med Assoc Thai 97(10):67-74. Risonar MGD, Tengco LW, Rayco SP, Solon FS. 2008. The effect of school-based weekly iron supplementation delivery system
among anemic school children in Philip- pines. Eur J Clin Nutr 62(8):991-996. Risva TC, Suyatno, dan Rahfiludin MZ. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kebiasaan konsumsi tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja puteri (studi pada mahasiswa tahun pertama di Fakultas Kesehatan Masyara- kat Universitas Diponegoro). Jurnal Ke- sehatan Masyarakat 4(3):243-250. Susanti Y, Briawan D, Martianto D. 2016. Suple- mentasi besi mingguan meningkatkan he- moglobin sama efektif dengan kombinasi mingguan dan harian pada remaja putri. J Gizi Pangan 13(1):27-34. Susetyo D, Hakimi M, Hadi H. 2005. Pengaruh suplementasi tablet Fe mingguan dan ha- rian terhadap kepatuhan minum tablet Fe dan perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kabupaten Bantul Yogyakarta. JGKI 2(2):45-52. Tambayong. 2002. Anatomi fisiologi untuk keperawatan. Jakarta: EGC. Tesfaye M, Yemane T, Adisu W, Asres Y, Gedefaw L. 2015. Anemia and iron defi- ciency among school adolescents: burden, severity, and determinant factors in south- west Ethiopia. Adolesc Health Med Ther. 2015(6):189-196. Waliyo E, Agusanty SF. 2016. Uji coba kartu pe- mantauan minum tablet tambah darah (Fe) terhadap kepatuhan konsumsi ibu hamil. JVK 2(1):288-292. [WHO] World Health Organization. 2005. Nu- trition in adolescent: issues and chal- lenges for the health sector: issues in ad- olescent health and development. WHO discussion papers on adolescent. Ge- neva: WHO. http://apps.who.int/iris/bit- stream/10665/43342/1/9241593660_eng. pdf. Yuniarti, Rusmilawaty, Tunggal T. 2015. Hubung- an antara kepatuhan minum tablet Fe den- gan kejadian anemia pada remaja putri di MA Darul Imad Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar. JPKMI 2(1):31-36. Zavaleta N, Respicio G, Garcia T. 2000. Efficacy and acceptability of two iron supplementa- tion schedules in adolescent school girls in Lima, Peru. J Nutr 130(2):462-464. Zulaekah. 2009. Peran pendidikan komprehensif untuk mengatasi masalah anemia di Indo- nesia. Jurnal Kesehatan 2(2):169-178. 159
Institut Pertanian - Personal Name
ISBN 2407-0920
610.5/PER/j
610.5/PER/j
Text
Indonesia
Institut Pertanian
2017
Bogor
Terakreditas Dikti 12/M/Kp/II/2015
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Institut Pertanian. (2017).JURNAL TERAKREDITASI : Jurnal Gizi Dan Pangan Institut Pertanian Bogor (Vol.12 No.3 Tahun 2017.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd